Kali
ini yang menjadi saksi pertemuan Bloofers Medan (BM) adalah Lapangan Merdeka
(Merdeka Walk). Ritual yang lebih lazim disebut Kopdar (padahal ngga' ada
kopinya) ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 November 2012. Kopdar BM ke-3 ini
bertepatan dengan perayaan tahun baru hijriyah (1 Muharam) dan milad
Bloof ke-2...
Saya akan
mengisahkan pertemuan sederhana -namun sarat makna- ini dari kacamata saya
sebagai tokoh utama*. Pada kopdar sebelumnya sudah diagendakan bahwa BM akan
mengadakan pertemuan setidaknya satu bulan sekali. Tapi karena kesibukan
masing-masing kader dalam pekerjaan dan kuliah, akhirnya pertemuan ke-3 yang
diagendakan bulan sebelumnya (Oktober) baru bisa dilaksanakan sekarang. Mengapa
saya mengatakan ini sebuah pertemuan sederhana? Karena pertemuan kali ini tidak
dilaksanakan di "warung bintang lima" seperti kopdar-kopdar
sebelumnya. Kali ini Bloofers Medan ingin melakukan sesauatu yang beda! Yaitu
merumput di Lapangan Merdeka, di bawah rindangnya pohon cempaka. (maksa ngasih
nama pohon cempaka :D)
Pertemuan kali ini
diramaikan oleh 15 orang kader Bloof; 6 diantaranya adalah anak baru yang telah
menyatakan kesiapannya untuk membina persahabatan yang lebih dari sekedar
persahabatan (bener kan ya?)! Sedangkan sisanya adalah produk lama :D, termasuk 4 orang yang merupakan angkatan pertama (ka' Sri aka Koordinator , mba' Ismi, mba' Ayu, dan Zahid Rabbani). Alhamdulillah, dari setiap kopdar yang
dilaksanakan BM selalu saja ada penambahan anggota.Semoga dengan semakin
bertambahnya anggota akan semakin banyak faedah yang diperoleh dari ikatan persahabatan dalam lingkaran ungu ini, amiin.
Bicara kronologis…
Saya baru bisa berhadir di tengah-tengah sahabat BM sekitar pukul 11.30, telat
1,5 jam dari jadwal yang direncakan sekaligus menjadi yang datangnya paling
akhir (akhirnya saya tahu bagaimana rasanya terlambat _ _"). Seperti
biasa, agenda Kopdar diawali dengan saling memperkenalkan diri dan sedikit
testimoni tentang Bloof yang dibawakan oleh sang Koordinator Region Medan,
senior saya. Kemudian bahasan dilanjutkan dengan agenda kerja Bloofers Medan;
frekuensi kopdaran, gerakan menulis serentak, dan Blue Jar Project**. Seperti biasa, kopdar tidak "sempurna" tanpa makan-makan, yaitu bika
ambon dan peanut cake yang menyemarakkan pertemuan kali ini.
Adzan Zhuhur-pun
berkumandang. Sebelum menutup diskusi ada sebuah permintaan dari sang
Koordinator agar amanah dialihkan ke Riki, dikarenakan ka' Sri sudah mulai
disibukkan oleh penelitian dan Skripsi (ciieeeh, yang dah mau tamat:D). Tentu
saja -tanpa banyak cakap- si Riki yang selalu bersemangat langsung mengiyakan
#curigasaia. Akhirnya jadilah penutup Kopdar kali ini disertai dengan serah
terima jabatan dan tentu saja sebuah agenda sakral yang wajib dilaksanakan;
putu-putu bareng :D
Sekilas Penampakan Bloofers Medan (Klik biar keliatan semua :D)